Bingung Tentukan Usaha Apa

Saya pernah bekerja ikut orang selama 5th di suatu BPR dan akhirnya saya resign karena akan di mutasi ke kota lain,akhirnya saya pindah di suatu perusahaan jasa tenaga kerja selama 10th. Akan tetapi mulai 2010 kemarin saya resign dan memulai usaha buka toko baju,selama 2th pertama bagus – bagus saja,1th belakangan toko sepi,dan mengingat kebutuhan banyak dan karena saya bisa memasak, akhirnya saya terima rantangan harian. Dengan kondisi seperti ini mohon sarannya,usaha apa yang kira - kira harus saya tekuni sehingga saya bisa menjalankan dengan baik.

Saya pernah bekerja, ikut orang selama 5 tahun di suatu BPR dan akhirnya saya resign karena akan dimutasi ke kota lain. Akhirnya saya pindah ke sebuah perusahaan jasa tenaga kerja selama 10 tahun. Akan tetapi mulai 2010 kemarin saya resign dan memulai usaha toko baju, selama 2 tahun pertama usahanya lancar, namun 1 tahun belakangan usaha saya jadi sepi. Mengingat kebutuhan sehari-hari yang banyak dan saya juga bisa memasak, akhirnya saya terima rantangan harian. Dengan kondisi seperti ini, mohon saran dari Bapak Andrew Nugraha usaha apa kira-kira yang bisa saya tekini dengan maksimal.

  Lisda

 

Ibu Lisda dan pembaca budiman, saya salut sama Anda yang masih memiliki jiwa untuk tetap berbisnis. 

Pertama,

Sesuaikan apabila Anda memiliki pengalaman atau hobi Anda bisa kembangkan tersebut. Memiliki suatu bakat itu mampu membuat suatu usaha dan bisnis, seperti Anda memiliki hobi memasak,dan memulai berbisnis rantangan harian, atau bisa menjadi lebih besar seperti catering dan restoran.

Kedua,

Ciptakan inovasi baru pada setiap produk baru Anda, sehingga pelanggan Anda tidak akan bosan dan selalu tertarik dengan hal baru yang akan Anda tawarkan.

Ketiga,

Berani menerima tantangan . Ambil setiap kesempatan yang nampak di depan mata karena kesempatan tidak datang kedua kalinya atau kesempatan itu merupakan suatu awal keberhasilan bisnis yang akan dilakukan. Resiko ? itu urusan belakangan. Belajarlah untuk mengambil keputusan yang baik bersedia mengambil resiko. 

 

Semoga tips ini dapat membantu Bu lisda dan pembaca lainnya.


 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X